ASOSIASI LASH ARTIST NASIONAL INDONESIA

Membangun Standar untuk Masa Depan Lash Artist Indonesia.

ALANIS adalah organisasi profesi nasional yang hadir untuk memperkuat standar, kompetensi, keamanan, dan pengakuan profesi Lash Artist Indonesia.

Be Part of the Standard.
Tentang ALANIS

Organisasi profesi independen untuk industri eyelash extension Indonesia.

ALANIS — Asosiasi Lash Artist Nasional Indonesia — adalah organisasi profesi independen yang dibentuk untuk mewadahi para pelaku industri eyelash extension Indonesia yang memiliki kepedulian terhadap kemajuan, profesionalisme, keamanan, dan keberlanjutan industri.

ALANIS mempertemukan salon owner, academy, educator, senior Lash Artist, praktisi, dan berbagai pemangku kepentingan industri untuk bersama-sama membangun standar profesi Lash Artist Indonesia.

ALANIS hadir sebagai jembatan antara industri, masyarakat, dan pemangku kepentingan pemerintah untuk mendorong terciptanya ekosistem eyelash extension yang semakin profesional, aman, terstruktur, dan memiliki pengakuan yang lebih kuat.

ALANIS merupakan organisasi independen dan tidak mewakili kepentingan satu brand, academy, salon, maupun perusahaan tertentu.

ALANIS bukan:

  • Academy atau lembaga pelatihan
  • Brand atau perusahaan produk
  • Event organizer
  • Sekadar komunitas networking
  • Organisasi milik satu perusahaan tertentu
Mengapa ALANIS Hadir

Industri ini sudah tumbuh. Fondasinya belum sepenuhnya terbentuk.

Industri eyelash extension Indonesia telah berkembang menjadi industri nyata yang melibatkan Lash Artist, salon, studio, educator, academy, brand, supplier, dan berbagai bisnis lainnya. Namun pertumbuhan tersebut belum sepenuhnya diikuti oleh:

  • Standar kompetensi yang seragam
  • Kode etik profesi
  • Standar keselamatan dan higienitas
  • Prosedur pelayanan yang jelas
  • Pengakuan profesi yang kuat
  • Representasi industri
  • Jalur sertifikasi kompetensi nasional yang jelas

Setiap industri yang tumbuh pada akhirnya membutuhkan sebuah fondasi.

Industri ini sudah berkembang. Sekarang saatnya membangun standarnya.

Perubahan yang Sedang Terjadi

Industri ini sedang bergerak ke fase berikutnya.

Skill→Profesi
Kursus→Kompetensi
Bekerja sendiri→Sebuah industri
Standar masing-masing→Standar bersama
Pengakuan komunitas→Pengakuan yang lebih luas

ALANIS ingin memastikan bahwa Lash Artist Indonesia tidak hanya mengikuti perubahan tersebut, tetapi ikut membentuknya.

Visi

Menjadikan profesi Lash Artist Indonesia sebagai profesi kecantikan yang profesional, aman, terstandarisasi, diakui, dan berdaya saing.

Kami membayangkan masa depan ketika masyarakat memahami Lash Artist sebagai tenaga profesional yang memiliki kompetensi, standar kerja, kode etik, serta tanggung jawab terhadap keselamatan konsumen.

Misi

Tujuh arah kerja ALANIS bagi industri.

01

Standardisasi

Mendorong terbentuknya standar kompetensi, keselamatan, higienitas, pelayanan, dan praktik profesional bagi Lash Artist Indonesia.

02

Kompetensi

Mendorong peningkatan kemampuan Lash Artist melalui pendidikan dan pengembangan kompetensi berkelanjutan.

03

Pengakuan Profesi

Memperjuangkan pengakuan yang semakin kuat terhadap Lash Artist sebagai profesi dalam industri kecantikan Indonesia.

04

Sertifikasi

Mendorong akses menuju sertifikasi kompetensi Lash Artist yang kredibel serta diakui secara nasional.

05

Advokasi

Menjadi suara bersama bagi industri eyelash extension dalam membangun komunikasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan terkait.

06

Perlindungan Industri

Mendorong praktik yang lebih aman, transparan, dan bertanggung jawab guna meningkatkan perlindungan bagi konsumen sekaligus pelaku usaha.

07

Kolaborasi

Menyatukan salon, academy, educator, dan praktisi untuk bersama-sama membangun masa depan industri.

Area Utama ALANIS

Tujuh area kerja yang menopang standar industri.

Standards
Ethics
Safety
Competency
Certification
Advocacy
Industry Development
Nilai Profesional ALANIS

Enam prinsip yang membentuk singkatan ALANIS.

AAMANKeselamatan konsumen dan praktisi menjadi prioritas dalam setiap layanan.
LLAYANAN PROFESIONALMemberikan pelayanan dengan kompetensi, rasa hormat, transparansi, dan tanggung jawab.
AAKUNTABELSetiap profesional bertanggung jawab terhadap tindakan dan layanan yang diberikan.
NNETRALMenjunjung standar profesi di atas kepentingan brand, produk, academy, maupun kelompok tertentu.
IINTEGRITASMenjalankan profesi secara jujur, etis, transparan, dan bertanggung jawab.
SSTANDARBerkomitmen untuk mengikuti dan terus meningkatkan standar kompetensi profesi.
Kode Etik

Kerangka perilaku profesional bagi setiap anggota.

Kode Etik ALANIS menjadi kerangka dasar perilaku profesional yang berlaku bagi seluruh anggota, mencakup hal-hal berikut:

Hygiene & sanitasiKeselamatan konsumenInformed consentKontraindikasiPenggunaan produk yang bertanggung jawabProfessional conductPelayanan & aftercareComplaint handlingAdvertising claimPenggunaan gelar/sertifikasiPortfolio & testimonialTanggung jawab profesional
Lihat Kode Etik ALANIS
Landasan Organisasi

Anggaran Dasar & Anggaran Rumah Tangga

AD/ART adalah konstitusi ALANIS — dasar hukum, tujuan, keanggotaan, dan tata kelola organisasi. Dokumen ini sedang difinalisasi untuk pengesahan sebagai badan hukum perkumpulan.

Bentuk
Perkumpulan Berbadan Hukum
Organ
Rapat Anggota · Pengurus · Pengawas
Masa Jabatan
3 Tahun · Maks 2 Periode
Sifat
Nirlaba · Independen · Netral

Anggaran Dasar

BAB I — Nama, Waktu, Kedudukan

Perkumpulan bernama ALANIS, berkedudukan di Jakarta, dan didirikan untuk jangka waktu yang tidak ditentukan lamanya.

BAB II — Asas, Sifat, Tujuan

Berasaskan Pancasila dan UUD 1945; bersifat nirlaba, independen, dan non-politik. Tujuh tujuan mencakup pembinaan seniman bulu mata sekaligus memajukan industri dan memperjuangkan kepentingan pelaku usaha.

BAB III — Fungsi & Kegiatan

Standardisasi teknik, mendorong SKKNI dan sertifikasi kompetensi melalui LSP berlisensi BNSP, edukasi publik, advokasi sektor ke pemerintah, kemitraan dengan pemasok, serta riset dan promosi industri.

BAB IV — Atribut

Logo dan atribut resmi organisasi, yang ketentuan penggunaannya diatur dalam peraturan tersendiri.

BAB V — Keanggotaan

Tiga jenis anggota: Biasa (praktisi/pengajar), Luar Biasa (wakil badan usaha), dan Kehormatan, beserta hak dan kewajibannya.

BAB VI — Organ Perkumpulan

Tiga organ: Rapat Anggota (Kongres) sebagai kekuasaan tertinggi, Pengurus (Pusat dan Wilayah), dan Pengawas — termasuk Divisi Usaha dan Industri sebagai wadah kepentingan pelaku usaha.

BAB VII — Masa Jabatan & Pemilihan

Masa jabatan Pengurus dan Pengawas 3 tahun, maksimal 2 periode berturut-turut. Ketua Umum dipilih melalui Pemilihan Raya.

BAB VIII — Rapat & Pengambilan Keputusan

Kongres sah bila dihadiri sekurang-kurangnya 2/3 anggota; keputusan diambil secara musyawarah mufakat, dan bila tidak tercapai melalui voting 50% + 1. Satu anggota satu suara.

BAB IX — Keuangan & Kekayaan

Bersumber dari uang pangkal, iuran, sumbangan tidak mengikat, dan usaha yang sah; dikelola secara transparan dan akuntabel.

BAB X — Benturan Kepentingan

Pengurus dan Pengawas wajib mengutamakan kepentingan organisasi; jumlah wakil satu kelompok usaha dalam pengurus inti dibatasi maksimal 2 orang.

BAB XI — Perangkat Peraturan

Hierarki peraturan: Anggaran Dasar, Anggaran Rumah Tangga, Ketetapan Kongres, Peraturan Organisasi, SOP, dan Surat Keputusan.

BAB XII — Penyelesaian Sengketa

Sengketa diselesaikan secara musyawarah berjenjang melalui Pengurus, Pengawas, hingga Kongres.

BAB XIII — Perubahan Anggaran Dasar

Perubahan hanya dapat dilakukan oleh Kongres Nasional dan diberitahukan/disahkan sesuai peraturan perundang-undangan.

BAB XIV — Pembubaran

Diputuskan oleh Kongres dengan kuorum 2/3 dan persetujuan 3/4; sisa kekayaan diserahkan kepada lembaga yang bervisi sama.

BAB XV — Penutup

Hal-hal yang belum diatur dituangkan dalam Anggaran Rumah Tangga; Anggaran Dasar berlaku sejak ditetapkan.

Anggaran Rumah Tangga

BAB I — Keanggotaan

Prosedur pendaftaran, syarat tiap jenis anggota, Kode Etik keanggotaan, hak dan kewajiban, serta sanksi.

BAB II — Pengurus

Susunan Dewan Pengurus Pusat (Ketua Umum, Sekretaris Jenderal, Bendahara Umum, dan Ketua Divisi termasuk Divisi Usaha dan Industri) serta Pengurus Wilayah, dan aturan rangkap jabatan.

BAB III — Pengawas

Pengawas berjumlah sekurang-kurangnya 3 orang dengan minimal 1 orang independen; bertugas mengawasi Pengurus dan menegakkan Kode Etik.

BAB IV — Masa Kepengurusan & Pemilihan Raya

Periode 3 tahun (maksimal 2 periode), Komisi Pemilihan Raya, dan formatur pemilihan Ketua Umum.

BAB V — Kongres & Rapat

Tata cara Kongres, kuorum, dan hak suara — termasuk perwakilan maksimal 2 suara dengan surat kuasa yang sah.

BAB VI — Keuangan

Uang pangkal dan iuran ditetapkan Kongres; tata cara pengeluaran dan pelaporan keuangan berkala.

BAB VII — Penyelesaian Sengketa

Penyelesaian sengketa internal secara berjenjang yang difasilitasi oleh Pengawas.

BAB VIII — Perubahan Anggaran Rumah Tangga

Dilakukan melalui Kongres Nasional atau Kongres Nasional Luar Biasa.

BAB IX — Penutup

Hal-hal yang belum diatur dituangkan dalam Peraturan Organisasi melalui Rapat Dewan Pengurus.

Draf AD/ART lengkapDalam proses finalisasi & pengesahan sebagai badan hukum
Unduh PDF
Siapa yang Dapat Bergabung

Fase pertama keanggotaan ditujukan bagi para pemimpin industri.

01

Salon Owner

02

Academy Owner

03

Educator

04

Senior Lash Artist

ALANIS mengundang mereka yang tidak hanya bekerja di industri ini, tetapi juga peduli akan menjadi seperti apa industri ini di masa depan.

Nilai Keanggotaan

More Than a Membership.

  • Informasi perkembangan standar industri
  • Professional education
  • Continuing education
  • Networking dengan industry leaders
  • Seminar dan forum anggota
  • Perkembangan jalur sertifikasi kompetensi
  • ALANIS Professional Standard
  • Member directory
  • Penggunaan identitas "Member of ALANIS" sesuai ketentuan
  • Akses informasi perkembangan regulasi industri
  • Kesempatan berpartisipasi dalam pengembangan profesi
Annual MembershipRp200.000 / tahun
FOUNDING CHAPTER 2026

Be Part of the Generation That Builds the Standard.

Industri eyelash extension Indonesia sedang memasuki babak baru. ALANIS mengundang salon owner, academy owner, educator, dan profesional senior dari berbagai daerah untuk menjadi bagian dari generasi awal yang membangun fondasi organisasi profesi Lash Artist Indonesia.

Menjadi Founding Member bukan hanya tentang mendapatkan status keanggotaan — ini adalah kesempatan untuk ikut membentuk arah, standar, dan masa depan profesi sejak awal.

2026
ALANIS Founding Member
  • Status sebagai bagian dari generasi pendiri
  • Keterlibatan sejak tahap awal pembentukan standar
  • Relevansi profesional dalam arah industri ke depan
Industry First

Independen dari kepentingan komersial mana pun.

ALANIS dapat diinisiasi oleh pelaku industri, tetapi setelah terbentuk berdiri secara independen dari kepentingan komersial satu perusahaan, brand, academy, maupun individu. Setiap keputusan mengenai standar profesi, kode etik, kompetensi, dan arah organisasi harus dijalankan secara transparan dan melalui tata kelola organisasi.

No single brand owns the standard.

The industry builds the standard together.

Manifesto ALANIS

Kami percaya profesi Lash Artist layak memiliki standar.

Kami percaya konsumen berhak mendapatkan layanan dari tenaga profesional yang kompeten.

Kami percaya Lash Artist berhak mendapatkan pengakuan atas kemampuan profesionalnya.

Kami percaya sebuah industri tidak dapat bertumbuh selamanya tanpa struktur.

Dan kami percaya masa depan profesi harus dibangun oleh orang-orang yang berada di dalam profesi tersebut.

Bergabunglah membangun standar profesi Lash Artist Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai keanggotaan dan Founding Chapter 2026, hubungi sekretariat ALANIS.